MEDIARETORIKA.com-Guna mempererat solidaritas anggota dan pengurus, Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMP PBSI) STKIP PGRI Sumenep langsungkan program Lima Belas Senja, pada Kamis (11/02) di Gedung Kesenian.
Sebagai program perdana yang dihadiri oleh pengurus beserta anggota 2019 itu, sengaja diadakan untuk mempererat solidaritas antar anggota dan pengurus, serta untuk menampung aspirasi dan kesulitan mahasiswa PBSI.
“Kegiatan ini untuk mengenal, mempererat soliditas angggota dan pengurus, serta menampung aspirasi dan kesulitan anggota, terutama dimateri perkuliahan,” jelas Jumratul Hajjah, selaku Ketua Umum HMP PBSI (11/02).
Dia juga menjelaskan, bahwa dirinya siap menindaklanjuti kesulitan anggotanya dalam memahami materi yang telah dipelajari, dengan kajian fakultatif.
“Dengan pertemuan perdana dengan angkatan 2019 ini, kesulitan yang dialami anggota ialah pada materi Morfologi dan Sosiologi Sastra. Insyaallah akan ditindaklanjuti pada kajian fakultatif nanti,” sambungnya.
Moh. Hamdi, juga menyamapaikan bahwa Program Lima Belas Senja itu dirasa sangat perlu untuk terus dilaksanakan karena dianggap penting sebagai wadah dalam menyampaikan aspirasi.
“Untuk acara Lima Belas Senja, saya rasa sangat perlu dilaksanakan. Karena disini kita bisa menyampaikan keluh kesah kita, termasuk kesulitan dalam memahami materi kuliah,” tuturnya, selaku anggota HMP PBSI yang hadir di acara itu.
Reporter: Faruq












