MEDIARETORIKA.com–Guna memberikan pemahaman lebih mendalam kepada mahasiswa tentang penulisan artikel ilmiah, Prodi PBSI STKIP PGRI Sumenep adakan pendampingan dan pelatihan penulisan karya ilmiah menggunakan mendeley.
Acara yang wajib diikuti oleh mahasiswa PBSI semester IV itu, dilaksanakan selama tiga hari, mulai dari Hari Jumat (25/06) pagi tadi, dan akan berakhir pada hari Minggu (27/06) mendatang, bertempat di Perpustakaan.
Sementara jadwal pelaksanaannya, untuk Kelas A dilaksanakan dihari pertama, dan akan diakhiri dengan pendampingan menulis karya ilmiah bersama kelas C dihari ketiga.
Ketua Prodi PBSI Suhartatik menjelaskan, acara itu merupakan upaya persiapan akreditasi jurnal estetika, dan hal tersebut merupakan salah satu persyaratan. Maka dari itu diperlukan banyaknya sitasi.
“Kita punya inisiatif untuk memberdayakan mahasiswa, pertama untuk membantu proses sitasi, kedua untuk belajar membuat artikel,” jelas Suhartatik saat ditemui di ruangannya, Jumat (25/06).
Ia menambahkan, bahwa kegiatan itu merupakan testimoni dari program kerja yang akan dilaksanakan pada tahun akademik yang akan datang.
“Sebenarnya prodi punya tujuan progam kerja yang akan direalisasikan di tahun ajaran berikutnya, yaitu luaran dari mata kuliah, dan ini hanya testimoni,”jelas perempuan yang akrab disapa bu Tatik itu.
“Jadi semua dosen mata kuliah diwajibkan melakukan luaran. Luarannya terserah, bisa berupa workshop, pelatihan, lomba, atau pendampingan,” tambahnya lagi.
Dirinya melanjutkan, sejauh ini prodi PBSI sudah melaksanakan dua kegiatan, pertama workshop Apresiasi Drama, selain itu juga pendampingan menulis artikel.
“Sudah ada dua yang dilakukan, pertama pak Juhdi yang melaksanakan workshop Apresiasi Drama, dan yang saat ini bu Siti, kaitannya dengan analisis kesalahan berbahasa,” tandasnya.
Seirama dengan hal itu, Moh. Irwan selaku peserta mengatakan bahwa, dalam acara itu dirinya merasa memperoleh ilmu dan pengetahuan baru.
“Oleh adanya acara pelatihan pendampingan kepenulisan ini saya bisa mendalami tentang cara menulis artikel dengan baik dan benar, terutama tata cara mengutip teori dengan lebih cepat dan efisien, yang sebelumnya belum pernah saya ketahui,” pungkasnya.
Reporter: Hsn/Frq












