MEDIARETORIKA.com-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP PGRI Sumenep, laksanakan Sidang Umum (Sidum) ke-VIII, bertempat di Auditorium lantai III STKIP PGRI Sumenep, pada Minggu (10/10/2021).
Sidang Umum tersebut menetapkan Ainur Romli sebagai Ketua BEM STKIP PGRI Sumenep periode 2021-2022 dengan perolehan 7 Suara.
Sehubungan dengan itu, Ainur Romli selaku Ketua BEM terpilih saat dikonfirmasi oleh MEDIARETORIKA.com, menyampaikan visi dan misinya saat mencalonkan diri sebagai Ketua BEM STKIP PGRI Sumenep.
“Visi saya yaitu Konsolidatif, Solid, dan Visioner. Sedang misi saya di antaranya,1. Menampung dan menggerakkan aspirasi menjadi tindakan massa, 2. Menciptakan solidaritas antar mahasiswa, 3. Berperan aktif dalam membangun relasi dan prestasi kampus,” jelasnya (10/10/2021).
Ia juga berharap kepada mahasiswa STKIP PGRI Sumenep, untuk semakin solid, aktif, dan banyak prestasi baik dalam lingkup lokal, nasional, maupun internasional.
“Harapan saya selaku ketua BEM terpilih periode 2021-2022, semoga ke depannya semua mahasiswa STKIP PGRI Sumenep semakin solid, semakin aktif, dan semakin banyak berprestasi dalam lingkup lokal hingga internasional,” ungkap pria yang direkomendasikan dari HMP Matriks tersebut.
Sementar itu, Moh. Busri Selaku ketua panitia Sidum ke-VIII. Menjelaskan bahwa ada tiga calon yang direkomendasikan dari sebagian Organisasi Mahasiswa (Ormawa) STKIP PGRI Sumenep yang lulus verifkasi pada ketentuan Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART) , dan Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) BEM. di aantaranya dari HMP PJKR, HMP Matriks, dan UKM LPM Retorika.
“Berdasarkan dari ketentuan dalam tata tertib sidang juga AD/ART dan GBHO BEM, yang dibahas pada sidum ke-VIII, hanya ada tiga calon yang lulus verifikasi, meskipun ada banyak calon yang lulus verifikasi hanya akan di ambil tiga berdasarkan dengan ketetapan hasil sidang, dan ternyata yang mendaftar itu hanya ada tiga bakal calon, yaitu rekomendasi dari HMP PJKR (Moh. Ali Rifqi), HMP Matriks (Ainur Romli), dan UKM LPM Retorika (Jailani). Ketiga calon tersebut lulus verifikasi,” ungkap Moh. Busri selaku ketua panitia Sidum ke-VIII (10/10).
Dia juga menambahkan bahwa setelah ketiga calon tersebut lulus verifikasi, maka akan dilakukan pemungutan suara dengan ketentuan suara terbanyak pertama menjadi Ketua BEM, suara terbanyak kedua menjadi Wakil Ketua BEM, dan suara terbanyak ketiga menjadi Sekretaris BEM.
“Setelah ketiga calon tersebut lulus verifikasi, dilanjutkan dengan melakukan pemungutan suara dan Ainur Romli memperoleh 7 suara, Jailani memperoleh 3 suara, Moh. Ali Rifqi memperoleh 2 suara. Maka dengan ketetapan sidang yang sudah disepakati ketiga-tiganya menjadi pengurus harian, yaitu ada Ketua, Wakil Ketua dan Sekretaris. Maka suara yang terbanyak atau ranking pertama menjadi Ketua BEM STKIP PGRI Sumenep, ranking kedua menjadi Wakil Ketua BEM, dan ranking terakhir terpilih sebagai Sekretaris BEM,” tambahnya.
Lain dari itu semua, Nur Hayat selaku Ketua BEM Demisioner. mengungkapkan harapannya kepada kepemimpinan BEM selanjutnya untuk tetap melanjutkan estafet perjuangan dalam mengkawal kebijakan-kebijakan yang ada di kampus.
“Tetap melanjutkan estafet perjuangan, mengawal kebijakan kampus sebagaimana harapan mahasiswa,” pungkas Koordinator BEM Sumenep itu.
Reporter : Alf/Afra












