
MEDIARETORIKA.com – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (HMP PGSD) STKIP PGRI Sumenep laksanakan pembukaan Educational Camp. Bertempat di Auditorium Lantai 3 Kampus setempat. Senin pagi (11/02/23) .
Kegiatan yang bertajuk ” Menumbuhkan Jiwa Solidaritas dan Menjadikan HMP PGSD sebagai Education Organization” Dilaksanakan selama dua hari. Tempatnya, sejak hari Sabtu bertempat di kampus sampai hari minggu bertempat di Pantai Dasuk Timur (11-12/02/23).
Ketua umum HMP PGSD, Nur Aida, menerangkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar merekatkan emosional antar anggota. Namun, juga sebagai pintu awal untuk aktif di HMP PGSD. Sehingga pasca educational camp, peserta dapat berpartisipasi aktif dalam segala kegiatan yang dilaksanakan oleh HMP PGSD.
“HMP PGSD bukan sekadar wadan dan nama saja. Melainkan sebagai tempat mahasiswa berproses menempa diri, baik secara akademik maupun nom akademik,” ungkapnya saat sambutan.
Hal senada juga disampaikan oleh ketua Prodi PGSD, M. Ridwan. Menurutnya peserta yang menghadiri acara ini merupakan mahasiswa yang mempunyai semangat menggelora. Sehingga berani memulai untuk berproses aktif dalam kegiatan-kegiatan HMP.
“Kalian harus berpartisipasi aktif mengikuti kegiatan, baik di HMP, Prodi, kampus, maupun organisasi lain. Mahasiswa juga harus mampu merawat alam dan menumbuhkan ukhuwah sesama anggota,” ucapnya.
Dirinya juga menegaskan, bahwa anggota Peserta dan panitia Educational camp harus menjaga etika. Sebab, dengan menjaga etika, mahasiswa sekaligus menjaga almamater PGSD, lebih-lebih STKIP PGRI Sumenep.
“Saya menitipkan Almamater dengan cara menjaga akhlak atau etika. karena tempat kegiatannya di desa, jadi masyarakatnya pasti menjujung tinggi etika,” tambahnya.
Sedang waka 3 bidang kemahasiswaan, melalui Syauqi Robbiel Afif mengharapkan, agar kegiatan ini mempunyai output yang jelas. Sehingga pasca kegiatan ini mahasiswa dapat menaikkan grid STKIP. Yaitu, dengan cara berprestasi.
“Kegiatan ini harus memiliki luaran yang jelas, bukan sekadar formalitas. Utamanya harus mempunyai nilai akademik dan non akademik. Bahkan kalau bisa melakukan riset di sana,” pungkasnya.
Reporter : Hamdani
Editor : Iqbal Fuadi Hasbuna











