Makna dan Hikmah Kurban di Hari Raya Iduladha

0
379
Ilustrasi Qurban di Hari Raya Iduladha. Sumber Foto : RRI

Oleh : Udin

Makna kurban iduladha memiliki arti keikhlasan, ketaatan dan kesabaran. Jika melihat dari historis nabi Ibrahim A.S pada semasa hidupnya dikenal dengan hamba yang taat pada Tuhannya. Mengapa saya mengatakan demikian? Dikarenakan pada saat mendapat perintah untuk menyembelih anaknya atas nama Nabi Ismail. A.S. Nabi Ibrahim tetap menjalankan perintah tersebut sebagai bentuk pengorbanan dan ketaatan sebagai hamba yang patuh terhadap perintahnya.

Momentum tersebut diabadikan oleh Allah SWT dalam firmannya. Bahkan, Allah menjadikannya syari’at bagi umat setelahnya yang termaktub dalam ayat suci Al Quran Surat Al-Kautsar ayat 2 dan Surat Al-Hajj ayat 34
yang artinya “Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah” (QS Al-kautsar Ayat 2) ayat ini menjelaskan perintah kepada umat muslim untuk meningkatkan ibadah mereka dengan berkurban.

Ikuti saluran LPM RETORIKA STKIP PGRI SUMENEP di WhatsApp

“Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak” (QS Al-Hajj ayat 34) ayat ini menegaskan bahwa kurban bagian dari syariat yang berlaku bagi umat Islam sebagai rasa syukur atas nikmat yang telah Tuhan berikan.

Makna yang mendalam dari hari raya kurban adalah mengajarkan arti ketaatan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Ibadah menegaskan kepada umat muslim untuk meningkatkan kepedulian terhadap sosial, saling berbagi dan meningkatkan ketakwaannya demi meraih ridha-Nya. Adapun makna dan hikmah berkurban sebagai berikut:

1. Wujud Pengorbanan dan Ketaatan
Ibadah kurban merupakan manifestasi nyata dari pengorbanan dan ketaatan kepada Allah SWT. Ibadah ini meneladani kisah Nabi Ibrahim a.s. yang dengan penuh keikhlasan bersedia mengorbankan putranya demi menjalankan perintah Allah.

2. Menumbuhkan Solidaritas Sosial
Melalui ibadah kurban, umat Islam diajarkan pentingnya berbagi dengan sesama, khususnya kepada mereka yang kurang mampu. Pembagian daging hewan kurban kepada fakir miskin menciptakan rasa kepedulian dan memperkuat solidaritas sosial dalam masyarakat.

3. Menyucikan Harta
Pelaksanaan kurban juga berfungsi sebagai sarana untuk menyucikan harta. Hal ini mengingatkan umat Islam agar tidak terjerumus dalam sikap egois dan materialistis, melainkan senantiasa berbagi rezeki dengan orang lain.

4. Sarana Mendekatkan Diri kepada Allah
Ibadah kurban menjadi salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Dengan melaksanakannya, umat Islam menunjukkan rasa syukur atas berbagai nikmat yang diberikan serta berharap memperoleh ridha-Nya.

5. Pendidikan Moral dan Spiritual
Kurban mengandung nilai pendidikan moral dan spiritual. Ibadah ini mengajarkan keikhlasan, kesabaran, serta ketulusan dalam menjalankan perintah agama, yang pada akhirnya membentuk pribadi yang berakhlak mulia.

6. Meningkatkan Ketakwaan
Melalui kurban, umat Islam diingatkan untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan dan ketaatan kepada Allah Swt., serta mensyukuri setiap nikmat yang diberikan-Nya.

7. Menumbuhkan Empati
Ibadah kurban juga menumbuhkan rasa empati terhadap sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Hal ini menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih harmonis dan saling mendukung.

8. Menjadi Saksi di Hari Kiamat
Hewan yang dikurbankan akan menjadi saksi atas amal ibadah pelakunya di hari kiamat. Ini memberikan harapan akan balasan kebaikan dari Allah Swt. bagi mereka yang melaksanakannya dengan tulus.

 

Udin masihlah Udin yang dulu. Setiap minggu ada saja tulisan edukatif atau kritiknya. Bedanya, sekarang ia bukanlah kru, melainkan Nahkoda LPM Retorika.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here