
MEDIARETORIKA.com–Sejumlah mahasiswa Universitas PGRI (UPI) Sumenep mengaku menggantungkan keberlanjutan studinya pada Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Salah satunya, Awiel, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) angkatan 2025. Dia menyampaikan bahwa kondisi ekonominya tengah menurun sehingga sangat berharap dapat memperoleh KIP.
“Jujur saja, sekarang ini saya sangat membutuhkan KIP. Kondisi ekonomi menurun cukup drastis, dan itu menjadi salah satu alasan saya kuliah di sini. Kalau tidak dapat, ya nanti dipertimbangkan apakah harus berhenti atau tidak,” ujarnya.
Pernyataan serupa disampaikan Mohammad Dho’maidi, mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR). Dia mengaku sempat tidak berniat melanjutkan kuliah karena terkendala biaya. Namun, setelah mengetahui adanya beasiswa KIP di UPI Sumenep, dia kembali memiliki harapan untuk melanjutkan pendidikan.
“Kalau nanti mendapat rezeki melalui KIP ini, saya akan tetap melanjutkan kuliah. Namun jika tidak dapat, secara otomatis saya tidak memiliki biaya untuk kuliah,” ucapnya.
Sementara itu, awak media telah berupaya menghubungi pimpinan kampus untuk meminta keterangan tentang langkah yang diambil. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada respons.
Untuk diketahui, saat ini UPI Sumenep mengantongi 50 kuota KIP dari total 560 kuota yang diajukan. Berita selengkapnya dapat diakses pada tautan berikut.
Reporter: Habib/Izul
Editor: Redaksi











