
MEDIARETORIKA.com–Sejumlah mahasiswa baru Universitas PGRI (UPI) Sumenep yang mengatasnamakan sebagai Aliansi Mahasiswa UPI Angkatan 2025, menggelar konsolidasi terbuka di Musala kampus setempat, Kamis (22/01/26).
Diketahui, kegiatan yang bertajuk “Lanjutkah? Atau Berhenti Secara Berjamaah!” itu, menyoal polemik beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP). Dari total 560 kuota yang diajukan, kampus hanya mengantongi 50 kuota KIP.
Kondisi itu dinilai menimbulkan keresahan di kalangan mahasiswa baru, terlebih bagi mahasiswa yang menggantungkan nasib kuliahnya pada KIP. Selengkapnya klik tautan ini.
Baca Juga: BEM UPI Sumenep Angkat Suara, Nasib Mahasiswa Baru 2025 Terkatung KIP
Salah satu partisipan konsolidasi, Herlin, mengatakan bahwa kegiatan ini untuk menampung seluruh aspirasi mahasiswa baru terkait KIP.
“Jadi, konsolidasi ini untuk menyerap seluruh keluh-kesah mahasiswa angkatan 2025 yang tidak lolos KIP,” ungkapnya.
Sementara itu, partisipan lainnya, Arul, mengungkapkan bahwa sejumlah mahasiswa angkatan 2025 telah berencana menghentikan studi.
Hal tersebut, lanjut Arul, disebabkan oleh kondisi ekonomi mahasiswa yang tidak memungkinkan untuk tetap lanjut kuliah tanpa bantuan beasiswa KIP.
“Bahkan sebagian besar dari mahasiswa angkatan 2025 ini sudah berencana putus kuliah. Mereka terbebani pembiayaan karena tidak dapat KIP,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, Arul juga menyoroti janji pimpinan kampus yang disebut akan memberikan solusi bagi mahasiswa terdampak. Namun, hingga kini belum terealisasi secara jelas.
“Sampai hari ini tidak ada kebijakan resmi yang menjamin keberlangsungan kuliah kami. Terkesan seperti janji semata,” tegasnya.
Dia menilai, pihak kampus lebih sibuk mempersiapkan dies natalis dibanding nasib mahasiswa yang terancam putus kuliah.
“Seakan kampus lebih mementikan kegiatannya sendiri (Dies Natalis) dibandingkan memikirkan nasib mahasiswa,” ucap dia.
Sekadar informasi, dies natalis STKIP PGRI Sumenep yang sekarang bertransformasi menjadi Universitas PGRI Sumenep, biasanya diperingati pada bulan Februari.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kampus belum memberikan keterangan resmi terkait polemik beasiswa KIP. Terakhir pihak kampus memberikan penjelasan pada 7 Januari 2026 lalu.
Berita Terkait: Kuota KIP Terbatas, Pimpinan UPI Sumenep Tegaskan Tetap Cari Jalan bagi Mahasiswa
Reporter: Habib
Editor: Redaksi











