Akselerasi Kompetensi Calon Guru, UPI Sumenep Gelar pembekalan Praktik Microteaching Angkatan 2023

0
39
BERLANGSUNG: Suasana pembekalan praktik microteaching mahasiswa angkatan 2023 FKIP UPI Sumenep di Aula Lantai III kampus setempat (Dita/Mediaretorika.com) Senin, (20/04/26).

MEDIARETORIKA.com–Unit Pelaksana Program Lapangan (UPPL) Universitas PGRI (UPI) Sumenep menggelar pembekalan Praktik Microteaching atau PPL tahap 1 bagi mahasiswa angkatan 2023 Fakultas Keguruan dan Ilnu Pendidikan (FKIP), bertempat di Aula lantaiLantai III, Senin (20/04/26).

Didhadiri langsung oleh Wakil Rektor (Warek) 1 Bidang Akademik, Dr. uhartatik, M. Pd; Dekan FKIP UPI Sumenep, Khairul Asiah, M. Si; Ketua Prodi (Kaprodi) lintas jurusan, Para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Kepala UPPL dan Jajaran, serta seluruh mahasiswa angkatan 2023 lintas prodi FKIP.

Berita terkait: Penarikan Biaya Microteaching UPI Sumenep Tuai Sorotan, Kebijakan Dinilai Tebang Pilih

Warek I Bidang Akademik UPI Sumenep, Suhartatik, dalam sambutannya menegaskan bahwa microteaching atau simulasi mengajar adalah pintu gerbang pertama mahasiswa untuk mengaplikasikan keilmuan yang telah didapat di bangku kuliah. Dia menegaskan satu kata kunci yang harus dipegang teguh oleh seluruh peserta, yakni kedisiplinan.

“Disiplin akan menentukan bagaimana teman-teman punya komitmen dan konsisten. Disiplin dalam waktu, perilaku, berbicara, hingga berkolaborasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Suhartatik mengingatkan bahwa performa dan etika mahasiswa menjadi sorotan utama. Harapannya mahasiswa bangga menjadi bagian dari perintis transformasi universitas dan serius mendalami lima materi dasar, perencanaan, strategi, media, model, hingga evaluasi pembelajaran.

“Microteaching adalah modal kalian menjadi guru. Kalaupun akhirnya tidak bercita-cita menjadi guru, pada hakikatnya teman-teman akan selalu menjadi guru bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Guru itu digugu dan ditiru,” tambahnya.

Sementara, Kepala UPPL UPI Sumenep, Salamet, memaparkan teknis pelaksanaan praktik yang akan berlangsung selama 16 pertemuan. Lebih lanjut, dia menekankan bahwa kunci kesuksesan microteaching terletak pada kesiapan Rencana Pelaksanaan Menulis (RPM).

Baca Juga: BEM UPI Sumenep Soroti Biaya Microteaching Rp400 Ribu, Dinilai Mendadak dan Tak Transparan

“Dua pertemuan awal fokus pada penyusunan RPM dan media. Selanjutnya praktik kelas kecil, dan puncaknya adalah ujian di Laboratorium Microteaching yang akan dinilai oleh DPL dan tim observer,” jelasnya.

Salamet di akhir berharap pserta serius mengikuti kelas praktik simulasi mengajar ini. Baginya, keberhasilan microteaching akan membawa kesuksesan pada PPL tahap 2 hingga saat berprofesi sebagai guru profesional.

“Selamat berpraktik di microteaching dan sekali lagi mohon keseriusannya, keberhasilan microteaching ini menentukan keberhasilan kalian saat berprofesi sebagai guru,” pungkasnya.

Reporter: Dita

Editor: Redaksi

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here