
MEDIARETORIKA.com–Aksi penipuan yang terjadi di lingkungan kampus STKIP PGRI Sumenep, menjadi perbincangan hangat mahasiswa. Sebab, penipuan ini bukan pertama kalinya.
Perilaku tersebut perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Dikhawatirkan, oknum itu akan memakan korban lagi. Karena hal demikian, mahasiswa diimbau lebih hati-hati.
Perlu diketahui, penipuan uang dengan total nahas mencapai Rp 1,8 juta itu, ditransfer melalui rekening 082184425593 yang terdaftar di bank aplikasi akun Ovo, atas nama Rohan. Selain itu, pelaku meminta mengirimkan pulsa ke dua nomor yaitu, 083871965530 (Axis) dan 082239302157 (Telkomsel).
Menindaklanjuti aksi penipuan itu. Pihak kampus, tepatnya Fauzi, Waka III Bidang kemahasiswaan hanya bisa memberikan imbauan lewat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Namun, tidak ada tindak lanjut yang serius untuk mengawal kasus penipuan yang menimpa beberapa mahasiswa setempat.
“Mahasiswa seharusnya hati-hati, dari kami juga mau berbuat apa?”, katanya.
Dia menambahkan, penipuan tersebut dikarenakan kelalaian mahasiswa. Oleh sebab itu, kampus tidak bisa mengganti kerugian mahasiswa. Bahkan, kalau dibawa ke ranah hukum, akan mengeluarkan banyak biaya lagi.
“Ya kalau seperti itu, maka saya harus jual pohon Cemara dulu,” pungkasnya sambil lawak.
Reporter: Zainuddin
Editor: Iqbal











