Aku di Jalan
Karya: Hosna
Aku di jalan
Panjang tanpa teduhan
Saat itu hujan datang
Bisa kau bayangkan
Lebih mudah mana
Menghindari tetes hujan
Atau kenangan
Aku di jalan
Panjang tanpa teduhan
Saat itu terik menghapus bayang
Bisa...
17 Tahun yang Tabu
Oleh: Riskiyatul Hasanah
Masih dengan suasana lebaran
Dengan lapang tiap dada saling mememaafkan
Seperti wanitaku yang hanya meninggalkan kenangan
Tak apa, asal dia pergi dengan lapang
Perkara bertahun-tahun silam...
Di Pangkuan Ibu
Karya: Fairoza Arrosyidah
Raga pilu telah lusuh
Ku rangkuh dengan ritme senandung lagu
Mengalun begitu merdu
Syahdu teduh di pangkuan ibu
Jemari mengayun mengitari mimpi
Menari di tengah malam yang...
Perjalanan di Bukit Botorono
Oleh: Feri Aprillah
Di bukit yang menjulang tinggi ke angkasa
Kuramu rindu di tiap tebing yang riuh angin berpacu
Pepohonan lebat dan gumpalan awan mencair di bola...
Snow White
Oleh: Ach. Zainudin
Malam yang gelap gulita hanya ditemani oleh sepercik cahaya
Ku duduk termangu di trotoar jalan mengitari lingkaran pena kehampaan
Mengumpat kerinduan yang terhempas di...
1602 – 1945
Karya: M. Aidarus
I/
Tanahku baur balur anyir darah
Nyawa ledak tumpah dari picu senapan penjajah
Berabad lamanya, berenang dalam peluh juang
Tak ada jatah untuk tidur menikmati liur-liur...
Takdirku Berazimat
Karya: Fairoza Arrosyidah
Kutitip nasib pada azimat
Biar hompimpaku menjadi berkat
Kutuang dingin pada tubuh kecil
Biar hangat dekap menjadi pewakil
Ragaku telah dicuri oleh nasibku sendiri
Semayamkan naskah pada...
Api Unggun di Kundang Wetan
Oleh: Ach. Zainudin
Angin malam berkecemuk di pantai Kundang Wetan
Air perlahan berjatuhan ke perut bumi
Api unggun mulai menyala menghangatkan suasana gigil
Malam masih gelap dengan mendung...
Kopi Belgia
Oleh: Ach. Zainuddin
Di kota Belgia ku letakkan kaki
Membentang kedua tangan selebar dada
Merangkul dunia dengan penuh kesadaran
Tanpa sandaran pada orang yang datang
Karena kebutuhan bukan kemauan
Ada...
Kuebiko
Oleh: Gusti Fahriansyah
Setiap rebas-rebas memeluk pepohonan
Pelan-pelan warna permukaan makin pekat
Petrikor menjalar ke segala sudut kota
Yang cerewet tanpa bisa kita tolak.
Kita dikelilingi bermacam wajah
Yang bersembunyi...














