Resah

Oleh: Fitriani Resah tanpa arah di gurun pasir sayu Tergopoh mengintari waktu Di sebelah ranting yang kering tak berguna Kicau burung sayup terdengar Di rintik resah yang tak berarah Awan...

Langgar Hijaiyah

Oleh: M. Aidarus Di hadapan dampar kau basuh kumal lidah dengan basah lafal bismilah Menatih a-ba-ta hingga fasih fatihah Dalam dada kau bangun langgar kalamullah dengan pondasi...

Salah Jalan

Oleh: Riski Hasanah Salah jalan Harusnya timur yang aku tuju Kau menjaring barat yang jauh Menyajikan manis yang senja Yang ku tapak masih saja batu Buta akan tanah Yang pekat amis...

Daun Masih Biru

Oleh: Zaen Waktu silih berganti rotasi bumi mengelilingi hati Pagi ini kubacakan sajak puisi pada daun yang biru Bisu bungkam tak dapat melontarkan sepatah kata Untuk hari ini...

GADISKU

Oleh: Pemulung Kata Awal mula hanyalah kata lalu luruhlah rasa Tentang kau, aku dan sajak-sajak kita Semuanya terbingkai indah dalam sanubari Kau gadis manis yang datang bersama bulan...

Sepenggal Puisi Hampa

Oleh: Pemulung Kata Aku masih di sini Berdiri sendiri Di puncak rasa yang abadi Bersama segurat mimpi-mimpi Di batas harap kudekap bayang Yang kian terkikis dan menghilang Kala kelu kian memapah...

Khatifah Senja

Oleh : Pemulung kata Syiarkan olehmu, wahai rembulanku Bisikkan padanya, gurindam rindu konser sunyi di bukit adam hawa Deras mutiara, membanjiri pipimu merah merona Menyepah angin, meminang kamar, mengeluh, meratapi mimpi mengecup...

Puisi Abd. Wafi – Sarwa

Oleh: Abd. Wafi mm Sarwa 1/ Sudah menjadi bumbu, setiap ada orang berpulang Kami senantiasa berbondong-bondong mendekati rumah duka. menyumbat hujan air mata terlalu basah Dengan mantra di malam sunyi...

Aku dan Sajak Usangku

Oleh : Elang Kelana Pagi menyapa bersama tiupan angin Merenda kenangan yang semalam terjungkal Aku hanya terdiam dan terdiam Hanya mampu mengurai sajak usang Entahlah Sampai kapan semua ini berlaku Mungkin...

Lelaki yang Mencintai Stasiun N

Oleh: Gus Fahri Di tempat pemberhentian Lelaki dengan jam mungil di tangannya Menatapi tiap-tiap orang menuruni gerbong kereta Usai melancong untuk melawan nasib. Dan beberapa orang berdiri Menyisakan air mata...

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terbaru

Sepihak, Kampus Alihkan Dana Sisa Microteaching Tanpa Persetujuan Mahasiswa

MEDIARETORIKA.com–Dana sisa pemotongan biaya microteaching yang sebelumnya dijanjikan dikembalikan kepada mahasiswa angkatan 2023 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI (UPI) Sumenep ternyata...

Rekrutmen Panitia OPEC 2026 Resmi Dibuka, Ini Syarat Terbarunya

MEDIARETORIKA.com–Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas PGRI (UPI) Sumenep membuka rekrutmen panitia Olimpiade Pelajar Cerdas (OPEC) 2026, sejak Rabu...

Bagian Keuangan Mengaku Tak Tahu, Jas Almamater UPI Sumenep Berpotensi Tersendat

MEDIARETORIKA.com–Meski produksi telah rampung sejak pertengahan Mei 2026, distribusi jas almamater Universitas PGRI (UPI) Sumenep berpotensi tersendat. Pasalnya, Bagian Keuangan mengaku tidak menerima instruksi pengolahan...